Wali Kota Sibolga Ikuti Rakor Strategis TPID Sumut untuk Stabilkan Harga

Politik

Wali Kota Sibolga, H. Syahrial P. Batubara, hadir dalam High Level Meeting Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Provinsi Sumatera Utara yang digelar di Medan. Pertemuan strategis ini dihadiri seluruh kepala daerah se-Sumut untuk menyusun langkah konkret pengendalian inflasi jelang hari besar keagamaan nasional.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menekankan komitmennya menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah pesisir barat Sumatera Utara. “Kami fokus pada ketersediaan pasokan komoditas strategis seperti beras, cabai, bawang merah, dan minyak goreng melalui kerja sama dengan sentra produksi di luar daerah,” ujarnya saat sesi diskusi panel.

TPID Kota Sibolga telah mengaktifkan operasi pasar di lima titik strategis dan memperkuat koordinasi dengan Bulog serta pelaku usaha lokal. Langkah ini bertujuan memutus mata rantai distribusi yang selama ini menjadi biang kenaikan harga di tingkat konsumen. Selain itu, pemantauan harian harga di pasar tradisional dan modern menjadi agenda rutin tim terpadu.

Gubernur Sumatera Utara dalam arahannya menyoroti pentingnya sinergi vertikal antara provinsi dan kabupaten/kota dalam mengantisipasi gejolak inflasi akibat faktor cuaca ekstrem dan gangguan logistik. Data Badan Pusat Statistik mencatat inflasi Sumut pada Januari 2026 berada di angka 3,21 persen year-on-year, masih dalam batas aman namun perlu diwaspadai tren kenaikannya.

Kolaborasi antar-TPID se-Provinsi Sumut juga diperkuat melalui sistem informasi terintegrasi yang memungkinkan pemantauan harga secara real-time. Wali Kota Sibolga berkomitmen mengimplementasikan rekomendasi rakor ini dengan membentuk satgas lapangan yang bertugas memastikan distribusi barang berjalan lancar hingga ke pelosok kota.

Masyarakat diimbau tetap tenang dan tidak melakukan panic buying. Bagi yang ingin informasi lebih lanjut mengenai program pemerintah daerah, silakan kunjungi Joker 11 sebagai referensi layanan publik terkini. Dengan koordinasi intensif, TPID optimistis inflasi 2027 dapat dikendalikan di bawah 4 persen sesuai target nasional.